SELAYANG PANDANG SERVER

SERVER? [1]

Server adalah komputer yang menyediakan layanan. Biasa didukung oleh perangkat keras dengan spesifikasi lebih baik dari komputer client rata-rata. Server menggunakan sistem operasi khusus. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.

TUGAS UTAMA SERVER [1]
Melayani komputer client.

BEDANYA KOMPUTER SERVER DENGAN KOMPUTER BIASA (CLIENT)? [2]

Berdasarkan Fungsi
Server
– Sebagai pusat jaringan
– Menyediakan informasi
– Tempat menaruh data
– Tempat menampung database management system (DBMS)
– Jalan utama untuk melakukan konfigurasi dan troubleshoot insfrastruktur jaringan komputer non fisik
Client
– Mengakses informasi dari komputer server
– Umumnya digunakan untuk keperluan individu

Sistem Operasi yang Digunakan
Server
– Mac OS Server
– Linux Server
– Windows Server
– Dsb
Client
– Windows Desktop
– Linux Desktop
– Mac Desktop
Dsb

Perangkat Keras yang Digunakan
Server
– Relatif lebih tinggi dari komputer client kebanyakan, mengikuti kebutuhan.
Client (rata-rata)
– CPU dual-core 2Ghz
– RAM 2 GiB
– Hardisk 500 GiB

Maintenance atau Perawatan
Server
– Memerlukan ruang khusus yang bisa menampung seluruh hardware yang dimilikinya beserta seluruh hardware jaringan komputer seperti hub, switch, dan sebagainya.
– Harus mampu beroperasi selama 24 jam penuh tanpa henti.
– Komputer server mati, berarti jaringan komputer juga mati.
– Suplai listrik untuk komputer server harus terpisah dari komputer client dan harus punya sumber listrik cadangan.
Client
– Sebaiknya dikondisikan pada ruang dengan temperatur dingin
– Dijaga kebersihannya secara berkala untuk meminimalisir kerusakan kabel dan masalah overheating.

BISAKAH KOMPUTER DENGAN SPESIFIKASI BIASA DIJADIKAN SEBAGAI KOMPUTER SERVER?

Bisa. Namun layanan terbatas oleh spesifikasi komputer. Jika bebani di atas kapasitasnya maka performa optimal dari sebuah jaringan komputer kemungkinan besar tidak akan tercapai. Resiko lainnya juga lebih tinggi seperti server down, overheating, kerusakan hardware, dsb.

JENIS-JENIS KOMPUTER SERVER [3]

1. Server Aplikasi
Server aplikasi adalah sebuah komputer server yang bertugas sebagai media penyimpanan aplikasi-aplikasi di mana aplikasi tersebut nantinya dapat diakses dari komputer client pada sebuah jaringan komputer. Server aplikasi ini biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan / organisasi berskala besar di mana perusahaan tersebut setiap harinya mengolah data dalam jumlah besar. Contoh dari penerapan sebuah server aplikasi adalah pada mall / super market, hotel, universitas dan lain lain.

2. Database Server
Database server adalah sebuah komputer server dengan sistem operasi server yang bertugas untuk menyediakan layanan pengelolaan basis data untuk komputer lainnya yang menerapkan sebuah model database berbasis client-server. untuk beberapa kegiatan database server biasa digunakan untuk analisis data, pengarsipan, penyimpanan data dan lain-lain. Dalam sebuah insfrastruktur jaringan beberapa perusahaan yang menerapkan sebuah sistem client-server membuat database server terpisah dari server aplikasi mereka, sebuah database management system terinsntal seperti MS SQL Server, Oracle, MySQL, Firebird dan sebagainya.

3. Mail Server
Mail server atau yang sering disebut juga email server adalah sebuah komputer server yang didedikasikan untuk menjalankan aplikasi atau perangkat lunak mail server sehingga memungkinkan pengguna / user untuk dapat mengirim dan menerima surat elektronik atau email satu sama lain dalam suatu jaringan komputer melalui internet. layanan ini menggunakan arsitekur client-server yang mana mail server bertindak sebagai Mail Transfer Agent (MTA) yang bekerja menampung dan mendistribusikan email pada suatu jaringan. Mail server bekerja menggunakan protocol SMTP (SIMPLE MAIL TRANSFER PROTOCOL), pop3 (post office protocol v3), Mail server menggunakan imap smtp untuk menampung dan mendistribusikan email. Sedangkan pop3 dan imap agar pengguna/user dapat mengambil serta membaca email secara remote.

4. Web Server
Web Server atau dalam bahasa indonesia disebut server web adalah sebuah komputer server dengan perangkat lunak (software) yang berjalan di bawah sistem operasi server yang berfungsi untuk menerima permintaan (request) melalui protokol HTTP atau HTTPS berupa halaman web dari client, kemudian Web server mengirimkan kembali (respon) hasil permintaan tersebut ke dalam bentuk halaman-halaman web yang pada umumnya menggunakan format HTML (hypertext markup language).

5. File Server
File server adalah sebuah komputer server yang memberikan layanan untuk menyediakan penyimpanan data secara terpusat kemudian memberikan akses bersama kepada setiap komputer/workstation pada sebuah jaringan komputer. sebuah file server biasanya menggunakan server domain atau server workgroup sehingga memungkinkan pengguna untuk melakukan pengolahan file.

6. Proxy Server
Proxy server adalah sebuah komputer server yang berfungsi untuk menjembatani atau yang mempunyai peran sebagai penghubung setiap workstation yang terdapat pada jaringan lokal dengan jaringan internet. Pada istilah lainnya proxy server juga disebut sebagai gateway pada sebuah jaringan komputer yang berfungsi untuk mengendalikaan atau memonitor lalu-lintas paket data, di samping itu proxy server juga memiliki fitur untuk melakukan filtering sehingga bisa mengontrol terhadap akses lalu-lintas paket data pada sebuah jaringan komputer.

7. VPS Server
VPS (Virtual Private Server) adalah komputer server yang memungkinkan sebuah physical server yang berjalan di bawah sistem virtualisasi dibagi menjadi beberapa mesin virtual. Dalam teknologi virtualisasi server, sebuah server virtual dapat menjalankan sistem operasi sendiri seolah-olah menjadi sebuah server, sehingga sebuah virtual server dapat di-reboot secara terpisah (tanpa harus mem-reboot server utama). resource server yang alokasikan dalam sebuah VPS antara lain, CPU Core, CPU Usage, RAM, dan storage.

8. Cloud Server
Cloud Server adalah sebuah teknologi komputer server terbaru saat ini yang memungkinkan beberapa server dijadikan ‘satu’ yang berfungsi sebagai penyimpanan (storage virtual) dan beberapa server lain (Host) dijadikan ‘satu’ yang berfungsi sebagai computing node (CPU virtual). Hampir sama dengan VPS, namun yang menjadi kelebihan cloud server adalah masing-masing server virtual dapat membentuk sebuah VLAN seperti halnya server-server yang terhubung pada jaringan LAN, namun setiap mesin virtual memiliki secure VLAN masing-masing sehingga tidak bisa saling memasuki dan infrastrukturnya terdiri dari beberapa server yang saling membackup sehingga memberikan kemudahan ketika ingin melakukan upgrade terhadap resource server tersebut.

Dan lain sebagainya. Daftar [4]:
– Groupware Server
– FTP Server
– IRC Server
– Mail Server
– Daftar Server
– Server Berita
– Telnet Server
– Proxy Server
– Web Server
– Server Platform
– Server Virtual
– Server Application
– Server Obrolan
– Server Audio / Video
– Server Fax

DASAR RUANG LINGKUP SERVER (SERVER ENVIRONMENT)

CONTOH SPESIFIKASI SISTEM KOMPUTER SERVER SKALA JARINGAN LOKAL-MEDIUM

MINIMUM [5]
1. Sistem Operasi
Centos 7, Ubuntu Server 16.04, Windows 7, 8, 10, Server 2008, Server 2012, 64 bits (PC or Mac computers using Boot Camp).

2. Central Processing Unit (CPU)
Intel i5/ i7/ Xeon recommended, AMD Opteron Series

3. Graphics Processing Unit (GPU)
Pilih yang kompatibel dengan OpenGL 3.2. (integrated graphic cards Intel HD 4000 or above).

4. Storage
Small projects
Di bawah 100 gambar, 14 MP: 4 GB RAM, 10 GB HDD Free Space.

Medium projects
Antara 100 dan 500 gambar, 14 MP: 8 GB RAM, 20 GB HDD Free Space.

Large projects
Antara 500 dan 2000 gambar, 14 MP: 16 GB RAM, 40 GB HDD Free Space.

Very Large projects
Hingga 2000 gambar 14 MP: 16 GB RAM, 80 GB HDD Free Space.

RECOMMANDED [5]
1. Sistem Operasi
RedHat / CentOS, Ubuntu Server, Windows Server 2008 / 2012 / 2016, Freebsd.

2. CPU
Quad-core or hexa-core Intel i7/Xeon, AMD Opteron X-Series, AMD Opteron A-Series.

3. GPU
Compatible with OpenGL 3.2 and 2 GB RAM.

4. Hard disk
SSD (untuk sistem)

5. Storage
Small projects
Di bawah 100 gambar 14 MP: 8 GB RAM, 15 GB SSD Free Space

Medium projects
Antara 100 dan 500 gambar 14 MP: 16GB RAM, 30 GB SSD Free Space.

Large projects
Between 500 dan 2000 gambar 14 MP: 32 GB RAM, 60 GB SSD Free Space.

Very Large projects
Hingga 2000 gambar 14 MP: 64 GB RAM, 120 GB SSD Free Space.


(Extra) RedHat Minimum System Requirement (Sistem Operasi Server Rekomendasi Penulis) [6]

Criteria Requirements
Operating System Red Hat Enterprise Linux 4 or 5 with the latest patches and upgrades
CPU Type Pentium 4 or higher; 2 GHz or higher
Memory/RAM 1 GiB minimum, up to the system limit
Hard Disk 4 GiB minimum
Other To run the Directory Server using port numbers less than 1024, such as the default port 389, you must setup and start the Directory Server as root, but it is not necessary to run the Directory Server as root.

Sumber
[1] https://www.it-jurnal.com/apa-yang-di-maksud-dengan-server/
[2] http://gaptex.com/perbedaan-komputer-server-dan-komputer-client/
[3] http://becomppc.blogspot.co.id/2016/02/jenis-komputer-server.html
[4] http://www.itsiantar.net/2017/02/fungsi-dan-jenis-jenis-komputer-server.html
[5] https://support.pix4d.com/hc/en-us/articles/202557289-System-Requirements-Minimum-and-Recommended-Hardware-and-Software-Specifications#gsc.tab=0
[6] https://access.redhat.com/documentation/en-US/Red_Hat_Directory_Server/8.2/html/Installation_Guide/Installation_Guide-RHEL-Requirements.html
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s